Berbeda dengan sekadar kegiatan berjualan biasa, Business Day mengintegrasikan setiap tahap proses kewirausahaan mulai dari pengembangan ide, persiapan produk, strategi pemasaran, hingga evaluasi omzet yang diperoleh. Seluruh rangkaian proses tersebut dinilai oleh tim khusus yang terdiri dari guru, praktisi kewirausahaan, dan alumni SMKN 1 Sooko yang sudah sukses di dunia bisnis. "Tujuan utama dari Business Day adalah membentuk pola pikir kewirausahaan sejak dini. Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga merasakan bagaimana menjalankan bisnis nyata, termasuk menghadapi tantangan," ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Sooko, Bapak Dwi Fendi Dadang Adrianto, S.Pd,. M.T.
Stan dari berbagai program keahlian siswa memadati halaman sekolah, menawarkan beragam produk mulai dari makanan, minuman, dan jasa. Siswa-siswi terlihat antusias menyambut pengunjung, yang terdiri dari guru, orang tua, dan masyarakat sekitar. Salah satu peserta, Caroline, siswa jurusan Desain Komunikasi Visual, mengungkapkan pengalamannya, “Kami belajar untuk tidak hanya fokus pada produk, tapi juga bagaimana cara menarik perhatian pelanggan melalui promosi visual yang menarik. Ini sangat berguna untuk melatih kreativitas kami.”
Kegiatan ini juga diharapkan mampu memotivasi siswa untuk lebih percaya diri dalam menghadapi dunia kerja dan menciptakan peluang usaha di masa depan. Dengan evaluasi menyeluruh pada setiap aspek usaha, siswa mendapatkan umpan balik yang konstruktif, sekaligus apresiasi atas usaha keras mereka. Business Day menjadi bukti nyata komitmen SMKN 1 Sooko Mojokerto dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing di era global. Acara ini pun mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa yang merasa bangga melihat kreativitas dan semangat anak-anak mereka dalam berkarya.
